GOODBYE 2017. WELCOME 2018
13.41Goodbye 2017. Welcome 2018
Tahun 2017 merupakan tahun yang berat bagi saya. Tahun yang banyak menguras airmata. Tahun pencobaan saya. Sekaligus tahun pemulihan yang Tuhan berikan untuk saya. Ada banyak kejadian yang menguras emosi, airmata. Entah saya yang salah melangkah, ataukah memang itu rencana Tuhan untuk saya bisa sepenuhnya berjalan bersamaNya, percaya kepadaNya, dan berserah kepadaNya.
Banyak kejadian di tahun 2017 yang tak pernah diduga. tentang kepercayaan, tentang kesetiaan. tentang pengharapan. tentang nama baik. Dari itu semua, ada banyak juga pelajaran yang diambil. bahwa kita janganlah terlalu mempercayakan kehidupan kita di tangan manusia, karena belum tentu dia bisa setia pada janjinya. Tapi percayakanlah kehidupanmu sepenuhnya di tangan Tuhan, maka Tuhan akan memberikan jalan terbaik bagimu.
Pelajaran kedua, belajar menghargai orang lain. Karena kita hidup di dunia tidaklah sendirian, kita juga membutuhkan peranan orang lain dalam hidup kita, maka dari itu haruslah bisa menghargai keberadaan orang lain.
Pelajaran ketiga, jadilah diri sendiri. Gak usah mengikuti arus dunia. Kalau menurutmu itu bukanlah dirimu, gak usah terlalu memaksakan diri.
Pelajaran keempat, belajar mengendalikan apa yang keluar dari mulutmu. Karena itu bisa berpengaruh bagi masa depanmu.
Pelajaran kelima, bila orang lain membuatmu susah, biarkanlah. lipat tangan, berlutut dan berdoalah bagi mereka yang sudah menyakiti hatimu. Karena bukan hakmu untuk membalas, tapi Tuhanlah yang lebih berhak untuk membalas. Ingat, ada sistem tabur tuai dalam setiap hidup.
Pelajaran keenam, belajar menahan emosi. semarah apapun, yang lebih baik adalah diam dan dengarkanlah.
Pelajaran ketujuh. Bersyukur dalam keadaan apapun. Dalam keadaan ada maupun tidak ada, Dalam keadaan sedih maupun senang.
Pelajaran kedelapan. Hati-hati dalam pergaulanmu. Pergaulan yang buruk akan mengubah kebiasaan yang baik.
Pelajaran kesembilan. Belajar untuk jujur.
Pelajaran kesepuluh. Menutup telinga dari apa yang bukan urusanmu.
Pelajaran kesebelas. Belajar untuk mandiri, sesulit apapun itu, gunanya untuk membuatmu kuat.
Pelajaran keduabelas. Belajar untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Sesibuk apapun dirimu, Tuhanlah yang lebih penting dari segala urusanmu.
Pelajaran ketigabelas. Jangan memandang seseorang hanya sebelah mata, jangan meremehkan seseorang yang menurutmu tak mampu.
Pelajaran keempatbelas. dan point paling penting. Serahkan segala kekuatiranmu, kecemasanmu, masa depanmu di dalam tangan Tuhan. Minta tuntunan Roh Kudus untuk mengiringi setiap langkah hidupmu.
Saya masih jauuuuh sekali dari pelajaran yang saya dapat di tahun 2017. Masih membenahi diri. Semoga di tahun 2018 menjadi tahun yang penuh berkat, penuh syukur.
Tahun ini saya gak buat resolusi satupun seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena resolusi saya di tahun ini : Biar kehendak Tuhan yang jadi. Yang penting sekarang harus hidup lebih baik, tetap setia pada Tuhan, ngikutin jalanNya Tuhan.
Thank You Lord..





0 Comments