Mungkin ada dari kita yang merasa bingung ketika melihat ada seseorang yang tiba-tiba merasa sedih atau menangis tanpa sebab. Terlihat aneh ketika kita melihat seseorang yang terlihat sedang dalam situasi baik-baik saja dengan mood yang tenang, tiba-tiba berubah menjadi sedih. Dan rata-rata dari kita akan berfikir bahwa orang tersebut mengidap gangguan kejiwaan Bipolar. Namun, bisa jadi bukan Bipolar melainkan Hypophrenia. Bipolar ditandai dengan perubahan mood secara ekstrim. Sebentar tertawa, beberapa menit kemudian berubah menjadi sedih. Ketika suasana hati si pengidap Bipolar lagi baik, ia merasa hebat dan akan melakukan hal-hal yang anti mainstream. Sebaliknya, ketika perasaannya lagi down, ia akan mengalami depresi, putus asa.
Sedangkan bagi si pengidap Hypophrenia, seseorang bisa menangis tanpa sebab secara tiba-tiba. Pemicunya beragam. Bisa dikarenakan trauma dari masa lalu yang belum terselesaikan, mengalami kehilangan mendalam, Pemicu yang paling sering ditemui adalah trauma dan rasa sedih pada pengalaman buruk di masa lalu.
Dan.. sepertinya.. saya mengidap gangguan ini..
Ketika saya berada di fase rasa sakit mendalam yang tiba-tiba datang, rasanya saya ingin menangis sepuasnya. Sayapun tidak bisa menggambarkan dengan baik, seperti apa rasanya. Hanya ingin menangis, ingin mengeluarkan rasa sakit di hati. Rasa seperti ini sudah terjadi mulai dari tahun 2017. Dipicu oleh pengalaman buruk di tahun yang sama, yang mengakibatkan saya trauma dengan beberapa hal. Entah apapun yang saya lakukan, selalu ada rasa kuatir terhadap rasa sakit (hati) dari pengalaman tersebut. Saya takut akan mengalami sakit hati yang sama.
Saya ingin berkonsultasi dengan seorang psikolog mengenai solusi untuk menghilangkan hypophrenia, tapi kebanyakan orang pasti akan berfikir saya punya gangguan mental yang serius. Buat saya ini gak mudah untuk dijalani sendiri tanpa dukungan dari orang-orang yang peduli. Namun, saya mencoba untuk bertahan sendiri. Melewatinya sendiri dengan bersyukur. Dan berusaha untuk tenang.
Sedangkan bagi si pengidap Hypophrenia, seseorang bisa menangis tanpa sebab secara tiba-tiba. Pemicunya beragam. Bisa dikarenakan trauma dari masa lalu yang belum terselesaikan, mengalami kehilangan mendalam, Pemicu yang paling sering ditemui adalah trauma dan rasa sedih pada pengalaman buruk di masa lalu.
Dan.. sepertinya.. saya mengidap gangguan ini..
Ketika saya berada di fase rasa sakit mendalam yang tiba-tiba datang, rasanya saya ingin menangis sepuasnya. Sayapun tidak bisa menggambarkan dengan baik, seperti apa rasanya. Hanya ingin menangis, ingin mengeluarkan rasa sakit di hati. Rasa seperti ini sudah terjadi mulai dari tahun 2017. Dipicu oleh pengalaman buruk di tahun yang sama, yang mengakibatkan saya trauma dengan beberapa hal. Entah apapun yang saya lakukan, selalu ada rasa kuatir terhadap rasa sakit (hati) dari pengalaman tersebut. Saya takut akan mengalami sakit hati yang sama.
Saya ingin berkonsultasi dengan seorang psikolog mengenai solusi untuk menghilangkan hypophrenia, tapi kebanyakan orang pasti akan berfikir saya punya gangguan mental yang serius. Buat saya ini gak mudah untuk dijalani sendiri tanpa dukungan dari orang-orang yang peduli. Namun, saya mencoba untuk bertahan sendiri. Melewatinya sendiri dengan bersyukur. Dan berusaha untuk tenang.








